Postingan

Menampilkan postingan dengan label Menghitung Hari

2026

Holla guys, sudah 3 tahun kita tidak bertemu. kemarin baru teringat memiliki blog dan terakhir update di 2023, its been a long times right!? and u know what, banyak hal yang berubah dari diriku. saat ini statusku bukan jadi mahasiswa melainkan pekerja (As a Legal) my dream come true also thank u god. dan yang menjadi beda lagi adalah a lost my mom in 2025, terpukul sekali dengan kejadian itu but yah My Mom setidaknya sudah bisa bertemu Allah dan inn sha allah dia meninggal dalam keadaaan baik. tidak banyak kata yang akan aku ungkapkan namun satu hal yang aku inginkan adalah aku bisa sukses dan sehat sehingga mamahku akan mendapatkan kelayakan yang luar biasa di tempat terbaik sekarang. mari kita sering ketemu lagi untuk menulis part kehidupan berikutnya, i miss my self untuk bisa bercerita panjang lebar tanpa takut salah eja kata dan lainnya. SEE YAAA

Abstrak 2023

Hallo semuanya, sudah lama tidak berjumpa. Bulan februari ini di tahun 2023 mencoba kembali memulai apa yang sudah dimulai, banyak hal yang tertinggal terabaikan dibelakang. Berantakan yang menibulkan kerusuhan didalam diri. Mencoba menata kembali satu demi satu yang sudah berceceran, mencoba menyembuhkan luka yang dirasa bukan yang diada-ada. Rasanya semua ini seperto ilusi dan mimpi yang panjang, abstrak juga ambigu jika dibicarakan. Bahkan jika ingin terus terang dan jujur terhadap diri sendiripun sulit dilakukan. entah ini yang dinamakan fase denail atau mungkin fakta yang ada memang hanya sampai sini, jadi yang tidak dibicarakan itu hanya bersifat tidak nyata. Mencoba menguraikan semua ini dengan sebuah cerita, walaupun kalo dibaca ulang rasanya sulit dicerna karena ini semua perihal bermain kata. Semoga dengan bantuan mendeskripsikan ini akan membuka jalan yang ditutup rapat untuk berobat bisa terbuka lebar dan segera mendapat penanganan yang tepat. Lagi-lagi semua orang dan saya...

Tanpa Judul

Kebingungan mencari bantuan, semua orang menekan dengan kata dan sumpah serapah, mengapa hal demikian menjadi terasa benar hanya dilakukan oleh banyak orang. Sebuah budaya yang dibangun memang susah untuk patahkan bahkan jika ada yang salah dengan budayasukar untuk merubahnya. Ada apa dengan kita semua, kenapa kita merasa memiliki hak untuk mencampuri dan menghakimi orang lain dengan keji.   Semua orang mempunyai mulut untuk bisa berbicara tapi semua orang   juga harus mempunyai watak untuk menghargai sesama, memberitahu tidak sama dengan menghakimi, menolong tidak sama dengan mengonggong, jadi tolong bedakan mana yang kiranya membantu kawan mana kiranya menekan kawan. Menjadi lebih baik disetiap harinya memang susah dilakukan, namun jika mengutip perkataan emma yang mengatakan” kalo buka kita siapa, kalo bukan sekarang kapan” perubahan sekecil apapun jika itu di pelopori dan   akan berdampak dikemudian hari maka lakukanlah. Seperti saat ini, saat saya memutuskan me...

Sendirian

2021 ternyata kembaran tahun lalu 2020, namun terlepas dari kesukaran ini kita mencoba bertahan ditengah kondisi pandemi. Dari yang berperan sebagai kepala keluarga, ibu rumah tangga, anak anak, remaja dewasa, pekerja, pelajar sama aja, kerja kerasa buat bisa tetap hidup dan bahagia. di tahun ini seharusnya memang menjadi tahun terakhir status gua jadi mahasiswi, which is agak tegang-tegang asik asik gitu. asik karna bakal segera lulus lepas menjadi anak yang akan 100% tanggung jawab terhadap diri sendiri, tegangnya karna takut juga sama masa depan yang kata testimoni orang-orang serem dan kerasnya bukan main. penasaran juga sih emang seserem itu yah tapi kadang gak mau keluar dari buble yang nyaman ini, masih seneng main sama temen temen kampus, suasana kelas yang bising abis, kelakukan bocah bocah kelas yang absurt, ampe kangen juga sama moment drama kece, im miss the moment not the person. *gengsinyagedesay pas awal-awal optimis bakal kuliah offline dan bisa ketemu lagi ngampus lag...

Saya Benci Saya Akui

Setiap pagi menjadi waktu yang tepat ntuk sambat menyambat toh topiknya tidak berat namun menguras tenaga dan pikiran secara dalam sampe bisa saja merusak alat pencernaan karna sering minum kafein, salah satu pengalihan dan cara yang aman untuk lahir dari kenyaatan. Untuk bahasa terjujur kali ini adalah betapa muaknya saya akan suatu hal yang tak bisa tersampaikan langsung lewat media mata ke mata, maksudnya apa? Maksudnya adalah betapa dari kita tidak mempunya skill berbicara langsung terhadap sebuah aksi, terkadang reaksi yang kita rasakan harus kita tutupi untuk sebuah perhitungan kedepan yang mempertimbangkan sebuah kedamaian. Mungkin akan terlihat damai namun dalam tubuh dan benak ini rasanya jauh dari kata tadi. Saya muak   untuk selalu menutupi reaksi yang terdalam dalam benak saya, perasaan seperti dunia beserta isinya berkonsolidosa untuk saling dimengerti tapi mereka tak bergabung untuk mengerti orang lain mungkin semua orang berpikir demikian Dunia tidak Adil. Karna ...

Jangan Lagi “Harry Potter Order The Phoenix

Gambar
Pagi jam 07.57 sudah dalam keadaan bangun sarapan nasi goreng dengan telor ceplok dibaluri kecap. Padahal biasanya bangun siang kala tidak sekolah meaning libur adalah kenikmatan hakiki yang selalu saya dapatkan tiap minggunya, diawali dengan begadang entah itu nonton Netflik, Drama Korea atau sekedar main-in hp sampai gumoh.  Tulisan ini akan berbeda dengan yang tulisan lainya yag tersedia diblog, bukan sesi ‘Opini Amatir’ atau ‘Bukan Puisi’ melainkan ini adalah salah satu projek challenging  untuk melihat seberapa saya punya harapan akan hidup dan bisa melihat sebaik dan seburuh apa hidup memperlakukan saya, maybe tendensinya kearah  “Sejujur apa saya mengikapi apa yang terjadi” sederhananya bisa berdamai dengan hidup namun to the point membebani saya, jujur yang pertama. 7 hari saya akan habiskan untuk train ma self  untuk lebih jujur dan observasi reaksi diri. Good luck hambaa Kita mulai dengan hari pertama dengan membacakan kalimat bismillahhirohmann...