Postingan

Nanti Dulu

lagi dan lagi kesibukan bisa menelan manusia dalam waktu sekejap contonya kesibukan menyesali masalalu, kesibukan membangun kepercayaan, sampai pada menyusun kontruksi masa depan yang diharap mapan dan bahagia. Topik sibuk saya tahun baru ini adalah menyesali kebencian yang datang dari hati paling dalam yang bikin merenung siang malam, saya kira itu bentuk ketidakadilan cuma yang berpikir itu benar dan meyelesaikan itu dipengadilan tidak ada orang, jadi apalagi yang harus diperbuat selain mawas diri dan dibuat linglung akan situasi. Awal bulan ini saya pergi ke kota Kuningan tidak sekedar liburan melainkan dengan misi Pengamatan Praktek Pengadilan Agama maklum anak Hukum plus anak Syariah semester tua diwajibkan untuk penelitian lapangan yang tujuan dan harapannya kita semua gak dikagetkan dengan situasi kondisi masyrakat dan matang secara keilmuan agar tidak jadi pengangguran dimasa depan (ngeri bukan). namun yah namanya rencana tinggal rencana walau secara teori kami dipersiapkan ...

Jangan

Kenapa? Cape lagi yah? Masalah yang sama? Mau dengar saranku. Saranku adalah akan banyak kata jangan yang bikin kau merasa tertekan.  Dimulai dari ... Jangan mau ngasih payung kalo badan kau bakal basah kuyup. Jangan mau jadi pendukung kalo kau tak mendapat label "Tim Sukses". Jangan melulu mengulurkan tangan karna tujuan mereka adalah menginjak kepalamu. Jangan melulu siapkan telinga untuk mendengar karna mereka gak selalu berbicara enak. Jangan mau minum kalo tau itu racun. Jangan menyiapkan otak untuk berpikir jika upahnya adalah kau dijadikan babu seumur hidup. Jangan mau tau dan peduli kalau kau dihardik jadi saksi bagi hukuman mati. Jangan mau jadi kuat jika kuat menjadikanmu kuda pacuan yang tak pernah istirahat. Masih banyak jangan lain tapi saya yakin kata jangan selalu kau abaikan dan dibayar tunai dengan kesakit hatian. Memang cita-citamu apa? Mau jadi super hiro? Punya kekuatan untuk menolong semua orang? Kenyataanya tak semua butuh pertolongan dan kau tak punya k...

Say NO (NO Problem)

Januari kami, diguyur hujan dan petir yang sahut menyahut menyapa dikala sore hari. Awal tahun  2020 disambut dengan beberapa peristiwa yang menghantam umat manusia dibelahan bumi manapun. Banjir yang menyambut tahun baru dialami beberapa daerah Indonesia, munculnya Virus Conora yang menjadi maut bagi siapapun dan kematian bintang NBA Kobe Bryant rasanya pait untuk diseduh dan diminum dikala senja, maka dari itu sudah seharusnya doa yang kita panjatkan harus lebih keras dan giat melebihi kerusakan yang sudah kita lakukan di dunia ini.  Beranjak dari perkara  bencana ada satu bencaa lagi yang melanda kaum manusia dimanapun, kapanpun dalam keadaan apapun. Yah rasa gak enakan yang sebagaian menjadi penyakit kita semua, mungkin gampang berkata kita harus bodo amat, tapi terkadang yang namanya sudah sifat susah dihilangkan. dihitung perlu untuk menyadari esensi kita hidup agar hidup ini tidak melulu berbicara mengenai bagaimana menghargai orang lain tapi harus ing...

Kata Bermakna Doa

Awali tahun dengan doa yang paling magis Tidak lupa luapan semangat yang menagih cahaya ajaib Persiapkan diri sekokoh tembok China Walaupun kau tak dibekali ilmu dan senjata yang memadai  Semua yang menyerbuh ajak ngopi dan nyabu Pedagang, pejajah makanan, penyapu jalanan, buruh pabrik yang kerja siang malam, membawa harapan seberharga berlian Siapapun yang mempermainkan janji maka layak untuk mati Habis kami dirayu dibayar uang seribu, tapi ujug-ujungnya melahirkan api yang menjadi abu Berharap esok yang datang bukan yang itu lagi  Tapi terkadang semua diluar   kuasa kami Jadi apalagi selain harap-harap cemas sambil gigit jari Yang dipanjatkan sehabis menyembah tuhan dengan rasa hati dan jiwa raga yang paling beriman Cukup sudah todongan peran Intoleran Sesudah dijadikan boneka penghasil suara Masa masih mau   juga digoreng dengan isu murahan Paling pait setelah panas dan api membara menumbangkan sebuah nama Maka yang paling tak ber...

Buat Resolusi Kembali?

Gambar
Desember, bulan terakhir diakhir tahun yang ditandai dengan hujan yang setiap sorenya mengguyur kota Bandung. karna cuaca yang mulai dingin maka setiap sore harus menahan diri untuk tidak memejamkan mata walaupun sering kali kecolongan contohnya hari ini. Bukan hanya hujan yang mengiringi bulan ini namun memanasnya kegiatan yang rancu yang diselenggarakan my campus yang enggak tau maunya apa, selain bikin semua mahasiswa angkata 2017 pada panas dan gerah. maka negosiasi dan konsolidasi akan kami tempuh semangat. kenapa sih bikin gerah? karna liburan semester ini diisi dengan agenda dadakan yang memakan habis waktu cuti kami sebagai mahasiswa diganti dengan kursus bahasa inggris satu bulan penuh pada januari, juga agenda Toafl (ujian bahasa Arab ke toefl bahasa inggris) tak hanya itu dilanjut dengan kegiatan PPA 2 minggu yang mengharuskan kita untuk stay semacam magang di pengadilan Agama yang sudah ditentukan sama lab Campus dan harus mau ditempatkan dimana saja sama siapa a...

Hamba yang gandrung oleh Sifat Sirik

Gambar
Seperi biasa datang tengah malam membawa segenggam keresahan doyan susumbar sana sini mudah-mudahan yang ini hasilnya baik. Setelah banyak mengambil cuti dari dunia produktif dan ramainya hectic saya habiskan sebagaian waktu 24 jam ini dengan layah leyeh macam orang merdeka yang gak tau merdeka apa enggak karna bebas dari belenggu kesibukan namun terikat dengan alas tidur yang empuk yang punya medan magnetik sangat kuat. Ternyata selain mendapatkan kerugian berupa wasting time, namun kerugian lainnya adalah kegundahan yang menghasilkan Sifat Sirik, lumayan berdarah darah kalo mengingat segala yang membuat sifat itu muncul. Kalian tau tidak bahwa ada istilah yang berkata bahwa “sirik tanda tak mampu” maka sifat sirik yang keluar ini adalah refleksi dari ketidak mampuhan diri dalam berdikari, malang sekali bukan dan jangan lupa dengan ungkapan Goblok sekali yah. Setelah “bermeditasi” lama sekali yang kusadari adalah bahwa selama 20 tahun berkarir didunia ini bahwa misi yang dica...

Victim Blaming, apakah itu yang kulakukan saat ini?

Gambar
Malam kembali bersama hamba ini, tepat jam 19.09 yang awalnya hanya niat untuk menulis kembali keluh kesah, akhirnya terpanggil dengan sendirinya. Dengan keadaan hati yang gamang duduk dipojokan dengan pencahayaan yang temaram yah terimakasih display leptop telinga ini ku tutup dengan alunan biola yang memainkan sepenggal lagu Will be back  yang cukup emosional. Rasanya semua ini sulit dipahami posisi ini, peran ini, bahkan yang terdalam semacam hati sudah susah untuk diajak kerjasama. Prolog yang membingungkan, yah itu yang hamba alami saat ini. Setelah rasa marah tangisan jiwa yang kuat dan kelelahan rasanya keputusanku untuk mengabdi pada alam patut direalisasikan dari padaku terjebak pada pola kehidupan manusia yang kupercaya   menelan hidupku secara perlahan. Okk kita mulai urut kenapa perasaan semacam ini bisa terajadi. First ada yang salah dengan tubuh ini, yang tadinya   hamba terbiasa hidup dalam roda yang ramai tanpa perhatian lalu situbuh menuntut lebih, ...