Postingan

Buat Resolusi Kembali?

Gambar
Desember, bulan terakhir diakhir tahun yang ditandai dengan hujan yang setiap sorenya mengguyur kota Bandung. karna cuaca yang mulai dingin maka setiap sore harus menahan diri untuk tidak memejamkan mata walaupun sering kali kecolongan contohnya hari ini. Bukan hanya hujan yang mengiringi bulan ini namun memanasnya kegiatan yang rancu yang diselenggarakan my campus yang enggak tau maunya apa, selain bikin semua mahasiswa angkata 2017 pada panas dan gerah. maka negosiasi dan konsolidasi akan kami tempuh semangat. kenapa sih bikin gerah? karna liburan semester ini diisi dengan agenda dadakan yang memakan habis waktu cuti kami sebagai mahasiswa diganti dengan kursus bahasa inggris satu bulan penuh pada januari, juga agenda Toafl (ujian bahasa Arab ke toefl bahasa inggris) tak hanya itu dilanjut dengan kegiatan PPA 2 minggu yang mengharuskan kita untuk stay semacam magang di pengadilan Agama yang sudah ditentukan sama lab Campus dan harus mau ditempatkan dimana saja sama siapa a...

Hamba yang gandrung oleh Sifat Sirik

Gambar
Seperi biasa datang tengah malam membawa segenggam keresahan doyan susumbar sana sini mudah-mudahan yang ini hasilnya baik. Setelah banyak mengambil cuti dari dunia produktif dan ramainya hectic saya habiskan sebagaian waktu 24 jam ini dengan layah leyeh macam orang merdeka yang gak tau merdeka apa enggak karna bebas dari belenggu kesibukan namun terikat dengan alas tidur yang empuk yang punya medan magnetik sangat kuat. Ternyata selain mendapatkan kerugian berupa wasting time, namun kerugian lainnya adalah kegundahan yang menghasilkan Sifat Sirik, lumayan berdarah darah kalo mengingat segala yang membuat sifat itu muncul. Kalian tau tidak bahwa ada istilah yang berkata bahwa “sirik tanda tak mampu” maka sifat sirik yang keluar ini adalah refleksi dari ketidak mampuhan diri dalam berdikari, malang sekali bukan dan jangan lupa dengan ungkapan Goblok sekali yah. Setelah “bermeditasi” lama sekali yang kusadari adalah bahwa selama 20 tahun berkarir didunia ini bahwa misi yang dica...

Victim Blaming, apakah itu yang kulakukan saat ini?

Gambar
Malam kembali bersama hamba ini, tepat jam 19.09 yang awalnya hanya niat untuk menulis kembali keluh kesah, akhirnya terpanggil dengan sendirinya. Dengan keadaan hati yang gamang duduk dipojokan dengan pencahayaan yang temaram yah terimakasih display leptop telinga ini ku tutup dengan alunan biola yang memainkan sepenggal lagu Will be back  yang cukup emosional. Rasanya semua ini sulit dipahami posisi ini, peran ini, bahkan yang terdalam semacam hati sudah susah untuk diajak kerjasama. Prolog yang membingungkan, yah itu yang hamba alami saat ini. Setelah rasa marah tangisan jiwa yang kuat dan kelelahan rasanya keputusanku untuk mengabdi pada alam patut direalisasikan dari padaku terjebak pada pola kehidupan manusia yang kupercaya   menelan hidupku secara perlahan. Okk kita mulai urut kenapa perasaan semacam ini bisa terajadi. First ada yang salah dengan tubuh ini, yang tadinya   hamba terbiasa hidup dalam roda yang ramai tanpa perhatian lalu situbuh menuntut lebih, ...

keresahan 20 th berkarir menjadi perempuan

28 Agustus 1999 hari dimana saya memulai star melangkah menjalani hidup sebagai hamba tuhan dimuka bumi ini. hampir 20 tahun saya habiskan waktu untuk mencari jati diri dan juga kebahagiaan, namun pertanyaanya apakah saya sudah mendapatkan itu semua? ternyata perkara tersebut tak semudah yang dibayangkan. kau ingin bahagia ada bayaran untuk itu, kau ingin menemukan jati diri ada banyak percobaan yang mendatangkan kegagalan. so menjadi manusia tidak gampang dilahirkan dengan proses yang sulit, proses kanak-kanak yang membahagiakan dan direnggut oleh kedewasaan. kenapa bisa sulit menjadi manusia? karna ada miliaran mahluk berjenis sama  yang harus kita jaga  untuk tidak saling bersingungan dan menimbulkan komplik yang berbentrokan, hal tersebut adalah hal yang sulit dilakukan, algoritma memainkan perannya. lalu apalagi yang membuat ini menjadi sulit untuk dijalani, yah itu standar hidup sebagai manusia. dibumi ini kita menetapkan hukum untuk menjaga keseimbangan tak lupa dengan...

Berabu dihari Rabu ☁

Hari rabu kembali berlabu pada sampan yang baru Kami percaya pada sang pandu Setelah hal-hal beraroma bau Kami percaya dengan batara wisnu Dengan pemerintahan berada ditanganmu Harapan kami gantungkan Jiwa kami gadaikan Kekayaan alam kami percayakan Tinggal menunggu hasil dan skema tuhan Lalu.. Hal besar terjadi Mendadak ngeri Pedih dibohongi Bagian kami dihabisi Tanpa permisi Dibujuk lalu dirayu Dibuang lalu ditendang Diajak ngopi tak mau Apalagi ngobrol sambil nyanyi syahdu Serakah para bangsat yg memakai dasi dan sepatu Kami diadu dengan serdadu Dipukul mundur dengan kayu Lalu dalam waktu sejekap Kita semua membuat jarak Ibu pertiwi berduka Anaknya pulang dengan hati yg terluka Ibu periwi menderita yang dia titipkan Habis dibagi rata Sang pusaka berkibar dengan gamang Sang pahlawan berbaring dengan gusar Ingin melawan namun dibungkam Ternyata indonesiaku memang terbakar Tak bersisa tak bernyawa Malang nian nasib pulan Panjang umur negeriku Ji...

'Nongkrong'

Bulan juni tahun 2019 kembali lagi, dilihat dari rentang waktu sudah sangat lama sekali saya tidak produktif menulis blog, jika saya keluarkan alasan rasanya akan terdengar basi. Selamat menjalani hari yang menyenangkan di Dunia jangan lupa bahagia seberat apapun alur cerita yang kita bawa. Bahasan tentang Kehidupan tak akan habis selama kau masih menjadi mahluk tuhan yang masih bernafas dengan rutinitas kemanusiaan. Update tentang kuliah saya, kali ini akan memasuki semester 5 diitung-itung sudah 2 tahun kata mahasiswa bersandang dinama saya. Selama itupun banyak hal yang diluar perkiraan terjadi, yang mengharuskan tombol adaptasi harus segera dinyalakan agar bisa menyatu dengan kehidupan mahasiswa yang tak luput dengan aktifitas akademik maupun non akademik baik ngampus maupun diskusi dibungkus ngopi sambil nongkrong. Ngomong-ngomong Nongkrong, salah satu kegiatan favorit sebagian umat mahasiswa karna suasana yang tak terlalu formal, bicara tak harus elegan, sambil ngemil kacang da...

Saya adalah sebuah investasi

Saya adalah seorang hamba .  Yang memiliki kebutuhan khusus. Khusus dalam merasa merana tertawa. Sejak dulu kala saya memang berbeda. Dilihat dari berhenti minum susu di usia 3 tahun, merasakan sakit dari patah tulang kala menginjak kelas 2 SD dikarena hiperaktif , gonta-ganti pengasuh, operboking sana-sini, tergoncang didapur yang mengepul. Karna itu saya merasa khusus. Saya adalah sebuah investasi. Dari tulang punggung keluarga dan juga ibu rumah tangga. Ini bukan soal hutang piutang. Melainkan sebuah jasa yang mana, keterlaluan kalo tidak dibayar. Tidak diminta apalagi dipaksa. Ini adalah sebuah wujud dari kata 'bayar' yang padahal tidak sampai pada akad bayar membayar. Saya adalah sebuah investasi. Hidup saya mahal kawan. 19 tahun hingga sekarang saya mengenyam pendidikan, itu tidak murah bukan. Setinggi dan seberat ini bukan hasil dari omong kosong belaka, melainkan dengan yang disebut semua orang dengan kata ' Uang '. Bayangkan siapa yang rela...